Pada kesempatan ini penulis akan berbagi karya tulis yang telah berhasil meraih Juara 2 dan The Best Prototype dalam acara ITS EXPO PAPER COMPETITION 2014. Dengan Judul:
INOVASI
FLOATING BREAKWATER (FLO-B) SEBAGAI PEMBANGKIT LISTRIK
GELOMBANG LAUT SISTEM BANDUL HORIZONTAL UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN LISTRIK DAN
PERLINDUNGAN PANTAI
ABSTRAK
Indonesia terdiri dari
17.405 buah pulau dari sabang hingga merauke. Akan tetapi, tidak setiap pulau
kebutuhan listriknya telah tercukupi. Kendala yang dialami pemerintah dalam penyaluran listrik
ke pulau-pulau kecil di Indonesia adalah, apabila listrik disalurkan dari powerplant di pulau besar melalui kabel
bawah laut ke pulau kecil, harga dari
harga kabel bawah laut sendiri sangat mahal, di samping itu proses
pemasangan (instalasi) danmaintenance yang sulit. Di samping itu
jangkauan dari pulau besar terdekat cukup terbatas, apalagi tingkat perpindahan
(moveability)-nya rendah. Jika solusi
yang diambil adalah pembangunan pembangkit skala besar, pemerintah akan merugi
mengingat jumlah pulau kecilnya tersebar sehingga membutuhkan banyak pembangkit
listrik. Saat ini Indonesia sedang memaksimalkan potensi dari
energi terbarukan, seperti cahaya matahari, angin, tenaga air, tenaga arus
laut, tenaga gelombang dan geothermal. Kepulauan Halmahera Timur merupakan
salah satu dari beberapa wilayah Indonesia yang saat ini sedang membutuhkan
aliran listrik. Terdapat banyak pulau kecil yang masih kekurangan pasokan
listrik di daerah tersebut. Perairan Halmahera Timur memiliki gelombang yang
tinggi berkisar 3-7 meter. Keadaan ini bisa menjadi masalah karena dapat
menyebabkan kerusakan pantai. Floating
Breakwater Power Plant (Flo-B)
diharapkan dapat menjadi solusi dari permasalahan yang saat ini sedang terjadi
di Kepulauan Halmahera Timur. Selain berfungsi sebagai pemecah gelombang, Breakwater ini dapat menghasilkan tenaga
listrik dengan mengkonversi tenaga gelombang laut. Flo-B ini
memiliki kelebihan dibanding pembangkit listrik lainnya. Flo-B lebih
konstan dalam menghasilkan listrik, hal ini disebabkan keadaan gelombang laut
yang cenderung stabil. Selain itu, struktur Flo-B yang moveable, dapat
dipindah-pindah untuk mendapatkan sumber energi yang maksimal. Dimensi struktur
yang dimiliki Flo-B tidak terlalu kompleks, sehingga mudah dalam instalasi dan
penggunaaan. Kemudahan dan aplikasi dari Flo-B diharapkan dapat diterapkan sebagai
perlindungan pesisir dan solusi alternatif mengatasi permasalahan krisis energi
di pulau-pulau kecil Halmahera.
0 komentar:
Post a Comment