Alhamdulillah gagasan yang awalnya berjudul "J-House Antisipasi Banjir" telah diterima oleh redaksi jawa pos untuk di muat di kolom gagasan. Sebelum di edit menjadi gagasan yang berjudul "Desain Baru Rumah Tahan Banjir" oleh Jawa Pos, berikut ini adalah tulisan asli karya Madi Mahasiswa Teknik Kelautan ITS angkatan 2013, Penerima manfaat Beastudi Etos Surabaya. silahkan dielajari sebagai bahan pertimbangan dan referensi sahabat Navigator.
"J-House Antisipasi Banjir"
Budaya banjir adalah budaya yang tidak asing di Indonesia, terkhusus wilayah Jabodetabek. Sudah banyak korban tak terkendalikan akibat budaya ini. Budaya yang tercatat sejak 2002 sampai saat ini, terus mengguyur daratan Indonesia. Akhir-akhir ini, Banjir terparah di Jabodetabek, terkhusus wilayah Jakarta. Banjir dengan tinggi air 1-5 meter telah mengubur daratan dan hampir seluruh rumah warga terguyur oleh banjir.
Budaya banjir adalah budaya yang tidak asing di Indonesia, terkhusus wilayah Jabodetabek. Sudah banyak korban tak terkendalikan akibat budaya ini. Budaya yang tercatat sejak 2002 sampai saat ini, terus mengguyur daratan Indonesia. Akhir-akhir ini, Banjir terparah di Jabodetabek, terkhusus wilayah Jakarta. Banjir dengan tinggi air 1-5 meter telah mengubur daratan dan hampir seluruh rumah warga terguyur oleh banjir.
Apakah
ada yang peduli dengan kondisi ini?, prihatin akan kondisi ini jika tidak ada
yang mempedulikannya. Sudah banyak sebagian harta yang tersisihkan untuk korban
ini. Sudah banyak gagasan yang diajukan untuk mengatasi masalah ini. Tapi,
masih saja budaya ini tidak bosan-bosannya hadir di Indonesia.
Bukan
untuk menambah gagasan, bukan juga untuk mempersulit keadaan, tapi dilakukan
untuk memperbaiki gagasan dan keadaan, itulah J-House antisipasi banjir.
Suatu langkah baru untuk mengamankan korban banjir tanpa harus mengungsi. Saya
sengaja membuat nama J-House yang berawalan huruf J, karena dikhususkan
untuk wilayah Jabodetabek yang tidak pernah hilang dari budaya banjir.
Selama
ini penduduk mengeluh karena rumahnya tenggelam akibat banjir. J-House
sendiri merupakan rumah warga untuk mengantisipasi banjir. Rumah yang
menggunakan sistem jack up ini, mampu dikendalikan dengan sendirinya.
Ketika hujan datang, rumah ini secara otomatis naik sampai di atas ketinggian
air, sehingga banjir tidak mampu untuk menenggelamkan rumah warga. Ketika hujan
telah berhenti dan banjir pun sudah mulai surut, secara otomatis rumah ini
turun sampai kembali di posisi semula. Itulah yang dilakukan oleh J-House.
Diharapkan dengan dirancangnya J-House ini, dapat digunakan sebagai
alternatif solusi permasalahan banjir yang akhir-akhir ini mengguyur rumah
warga didaratan Jabodetabek.
0 komentar:
Post a Comment