Alhamdulillah, ini adalah tulisan saya yang pertama kali masuk di media massa di Jawa Timur, Surya Online, koran Surya. Berikut ini tulisannya
Lebih dari 30 anak Madrasah Diniyah (MADIN) Ash-Sholihin Keputih,
Surabaya mengikuti acara Outbond Ceria (OC) yang di hajat oleh Beastudi Etos,
Dompet Dhuafa (DD), di Pacet, Mojekerto. “Acara yanag digelar selama dua hari
ini dimaksudkan untuk menumbuhkan semangat berprestasi dan mengisi waktu luang
disela-sela liburan sekolah.” Ujar Rofi’i Nurdika, Ketua acara OC.
Kegiatan yang melibatkan lebih dari 30 anak MADIN ini merupakan
bentuk follow up Etoser Surabaya (ESA). ESA sendiri merupakan pemuda dari
Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Airlangga (UNAIR)
yang memperoleh manfaat Beastudi Indonesia, Dompet Dhuafa (DD).
Sabtu (4/1) sesaat setelah pembukaan acara, dibentuklah beberapa
kelompok untuk mengikuti jalannya acara OC. Konsep acara ini diawali dengan
Indor Game Puzzle Al-Qur’an (IGPA). IGPA sendiri adalah game menyusun potongan
ayat Al-Qur’an yang bertujuan menumbuhkan
jiwa semangat menghapal Al-Qur’an. Selanjutnya anak-anak MADIN diberi
siraman rohani kemuliaan menghapal Al-Qur’an oleh ustadz Nurcholis. Dilanjutkan
nonton bareng film menghafal Al-Qur’an.
Minggu (5/1) adalah acara puncak OC. Acara yang ditunggu-tunggu
oleh tim OC ini dilaksanakan di enam pos yang telah disediakan tim ESA.
Disetiap pos terdapat dua panitia yang akan memberikan arahan OC hingga
berakhir di POS enam. Konsep OC sengaja dibuat untuk meningkatkan kebersamaan
setiap tim dan menumbuhkan jiwa berprestasi.
Menjelang
akhir acara OC, ustadz Mukhidin berkata,”Disela-sela liburan sekolah anak-anak
meluangkan waktu liburannya dengan bersenang-senang, tetapi dilain sisi anak
MADIN meluangkan waktu liburan sekolah dengan hal yang mendidik menjadi
Negarawan Muda.
Kegiatan ditutup dengan pentas seni (PENSI) sebuah gerakan
keberlanjutan dari acara OC untuk menunjukan tingkat kreatifitas Negarawan
Muda. Ditambahkan pesan dari ustadz Romin, “menggerakan anak menjadi Negarawan
Muda bukan hanya melalui pendidikan formal saja, tetapi pendidikan informal pun
bisa mendidik anak yang mandiri dan berkarakter Negarawan Muda”
....Semoga Bermanfaat :-)

0 komentar:
Post a Comment