Pada kesempatan ini penulis akan berbagi paper tugas mata kuliah Metodologi Penelitian di Jurusan Teknik Kelautan ITS, dengan judul:
DESAIN
FLOATING OFFSHORE WIND TURBINE DENGAN SUPPORTING STRUCTURE MONOPILE UNTUK
PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN LEPAS PANTAI DI PERAIRAN JEMBATAN SURAMADU
ABSTRAK
Dengan semakin
meningkatnya harga bahan bakar fosil di Indonesia, dan semakin menipisnya
cadangan minyak bumi maka diperlukan renewable energi sebagai
penggantinya. Jembatan Suramadu dengan panjang 5,4 kilometer, masih menggunakan
listrik dari sumber pembangkit listrik konvensional. Padahal, disekitar
Jembatan Suramadu memiliki potensi angin lepas pantai dengan kecepatan
rata-rata tertinggi 13,7 m/s, yang sangat berpotensi untuk dikonversi menjadi
energi listrik dalam memenuhi penerangan disepanjang Jembatan Suramadu. Oleh
karena itu, diperlukan konsep desain Floating Offshore Wind Turbine untuk
Pembangkit Listrik Tenaga Angin Lepas Pantai (PLT Angin Lepas Pantai), dengan
penambahan Supporting Structure yang disesuaikan pada kondisi kedalaman
air laut dan kebutuhan listrik di perairan Jembatan Suramadu, yaitu Supporting
Structure Monopile. Metode pembuatan konsep desain struktur dilakukan
dengan mempertimbangkan data lingkungan dan parameter desain yang telah
ditentukan. Perhitungan RAO dan analisa respon spektra struktur untuk kondisi free
floating dan tertambat menggunakan bantuan dari software ANSYS AQWA. Hasil
akhir pada penelitian ini, adalah struktur memiliki dimensi utama berbentuk floating
monopile, yang telah disesuaikan dengan respon struktur pada kondisi
gelombang regular dan irregular.
Kata kunci : Wind Turbine, Floating Offshore,
Supporting Structure Monopile, Suramadu
0 komentar:
Post a Comment